BUKTI SANG PENCIPTA

“Allah telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan yang maha pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?”
 

“Kemudian pandanglah sekali lagi, niscaya penglihatanmu akan kembali padamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dah penglihatanmu itu pun dalam keadaan payah” (Al mulk:3-4)
 

“kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) kami disegala penjuru langit dan pada diri mereka sendiri. Sehigga jelaslah bagi mereka bahwa al quran itu adalah haq (benar). Dan apakah Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?” (fushshilat:53)
SUNGGUH BENAR MUHAMMAD ADALAH RASUL-MU!
SUNGGUH BENARLAH FIRMAN-MU!

Patah Hati

Boleh jadi kita mendapatkan cinta yang kita kejar-kejar segala daya. Tapi itu sifatnya hanya sementara. Dan pada akhirnya kita akan pata hati manakala mereka yang kerap kita harapkan cintanya itu, menarik cintanya karena ukuran kualitas kita sudah digeser oleh orang lain. Yang lebih muda, fress, dan aduhai, keinginan untuk dicintai adalah penyakit yang membawa kekecewaan yang tiada akhir.

Terjerumus karena cinta buta adalah hal yang sangat mungkin terjadi, maka kewaspadaan menjadi sangat penting. Sekali terjerumus, seumur hidup akan dihantui penyesalan.
WASPADALAH!!!

KALAU BESOK MATI KITA BAWA APA?

Alangkah piciknya kita, jika hanya sibuk mempersiapkan diri sebatas hari tua saja! Padahal, setelah hari tua, ada masa yang jauh lebih penting untuk kita persiapkan bekalnya. Masa setelah kematian menjemput kita.
Masa ini jauh lebih lama, ketimbang masa tua kita. Bahkan kita akan kekal berada di dalamnya.

Masa ini minta konsekuensi jauh lebih berat ketimbang masa tua kita. Jika tak kita persiapkan denga matang, maka akan penderitaan yang sungguh takterelakkan bakal menanti kita.
Sayangnya, banyak di antara kita yang lebih merasa gamang menghadapi masa lebih tua ketimbang masa muda ini. Padahal masa itu bisa saja dating dengan tiba-tiba atau saat kita berada di usia “emas”. Jadi berbekallah selagi sempat.

WASPADALAH…!!!

Bila ditelusuri, patah hati karena cinta ternyata udah terjadi sejak Habil dan Qabil dijodohkan. Dan setelah itu, entah berapa ribu tragedy terjadi karena patah hati. Hingga kisah Romeo-Juliet melegenda dan diyakini oleh banyak anak muda sebagai perjuangan suci menemukan kesejatian cinta. Tak aneh bila prinsip “lebih baik mati daripada pata hati” menjadi prinsip di rimba cinta modern. NAUZU BILAHI MIN DZALIK.

YAP…, renungan tentang cinta, emang selalu melahirkan kebingungan. Hal itu karena cinta sulit ditebak arah dan belokanya. Dari kejahuan, cinta seperti jalan lurus-lurus saja, mengasyikkan, warna-warni penuh pesona dan menjanjikan masa depan cerah. Tapi, dikilo meter tertentu, mendadak cinta berbelok tajam tampa pemberitahuan. Jadi, RENUNGKANLAH DAN WASPADA…!!!

UDAH AZAN LOCH…

“Sungguh sholat itu adalah fardu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” QS An-nisa’:4
Apa yang akan kita lakukan kjika mendengar azan berkumandang? Biasa saja, tidak peduli, meneruskan pekerjaan yang masih ada, dengan alasan tanggung? Atau segerah pergi ke sumber suara untuk memenuhi seruannya?

Mendatangi azan dan segera pergi ke masjid merupakan keutamaan yang luar biasa. Oleh karena itu, usahakan untuk hadir di masjid, untuk mendatangi azan jika memang kesempatan memungkinkan.
 
“Andaikata tahu ia manusia apa yang terdapat pada azan dan shaf pertama, kemudian tak ada jalan bagi mereka untuk mendapatkannya kecuali dengan memasang undian, tentulah akan mereka pasangundian itu! Dan jika mereka tahu apa artinya menyegerakan dzuhur, tentulah mereka akan berlomba-lomba buat itu, begitu pun jika mereka mengerti kepentingan sholat isya’ dan subuh. Pastilah akanmereka datangi, walau akan merangkak sekalipun.” (HR bukhori dan Muslim)
Bersegeralah….!!!

TIDUR VS MATI

Ketika tidur, kita pun harus ingat bahwa tidur adalah saudaranya mati. Oleh karena itulah pada saat ingin tidur usahakan kita banyak istigfar.
Kita sering menganggap bahwasanya ketika tidur, kita bisa menjamin bahwa besok kita masih bisa menikmati udara pagi, cahaya matahari, serta kicauan burung. Padahal tiada seorangpun bahkan jin dan malaikat pun tidak bisa menjamin bahwa besok paginya kita masih hidup.

Betapa banyak dan seringnya kejadian disekitar kita, mereka yang hari ini sehat besoknya sudah tiada. Malam masih bercengkrama, besoknya sudah tak bernyawa.
Abu Darda Berkata “barangsiapa yang banyak mengingat kematian, dia sedikit bergembira dan sedikit pula rasa dengkinya.”
Umar Bin Abdul Aziz berkata “seandainya hatiku berhenti mengingat kematian meskipun sekejap, pastilah rusak hatiku ini.”
So, tiada salah dan jeleknya jika kita senantiasa mengingat mati. Mengingat mati bukan berarti harus menjadikan diri kita lemah. Jusru dengan mengingat mati, kita harus lebih bersemangat mnghadapi hidup. Kok bisa? Ya iya lah…..!!!!

 

NETWORKEDBLOGS

MITRA LINK

WIDGEO

    blog-jasri.blogspot.com-Google pagerank,alexa rank,Competitor

TUKAR LINK

SAHABAT

al-Ilmu Naafi' © 2012 | Template By Jasriman Sukri